Teal Dancing Banana
RSS

TERKEKANG

Nasib apa yang telah menimpaku.,
Berbuli-bulir tetes mata menyudut keluh.,
Hamparan sayat rindu telah mengekangku.,
Tanpa ampun membius membunuhku.,
Aku tau setiap masa ada waktunya.,
tapi demi inikah aku mencoba untuk menyinta.,
Hanya angan tak bercerah yang kurasa.,
Tak tersambut oleh tegarnya.,
Jiwaku hanya berdesir ketika tak bercela.,
Aku bisa melakukan apapun untuk mendapatkanmu.,
Aku bisa menjadi singa untuk mencintaimu.,
Simpan semua sayangku untukmu.,
Simpan semua rindu terpeluh,.
Sebelum aku meninggalkanmu dengan payah.,
Sebelum tak bisa disampingmu krena kalah.,

BrOkEN

Karena setiap rindu ini ikhlas aku bisa mencintaimu
Karena setiap sayang ini pasti aku menyukaimu
Tak terbantahkan aku ingin memilikimu
Tanpa ragu yang berkerak dihatiku.,aku harus memilikimu.,
Mungkin suatu kebodohan yang kulakukan.,
Tapi bukan suatu kesombongan jika ini memang benar.,
Bersimbah senyum akan kusunggingkan saat aku menangis mengenangmu.,
Tanpa ragukudendangkan rajam sembilu saatku mengingatmu.,
Karna satu yang akanku tasbihkan dihatiku semua hanya masalah waktu.,
Hingga aku bisa memiliki semua hatimu.,

TAK BERMAKNA

Dalam diam ku terjaga akan raut senyummu.,
Dalam sedih ku terbangun akan gurat rayumu.,
Dalam sendu sayuku ku termenung akan goda manismu.,
Mungkin aku telah luluh tak berdaya tanpamu.,

Ketika semua telah tergenggam dalam pelukku.,
Ku berharap ini bukan mimpi belaka.,
Ketika hanay dirimu disisiku.,
Ku menginginkan hanya dekapanmu terjaga.,

Hanya kata tak bermakana ini sanggup aku luncurkan.,
Tak hanya ini yang akan aku teriakkan.,
bahwa aku akan benar-benar disini untukmu.,
untuk dirimu.,hanya dirimu.,matahariku.,

DO'A q

YAA ROBBANA.,
Jika aku jatuh Cinta,
Ijinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut padaMU agar tidak terjatuh kedalam jurang cinta semu.,

YAA ILAHI ROBBY.,
Jika aku jatuh Cinta,
jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling dari hatiMU.,

YAA ROBBUL IZZATI.,
Dan jika aku rindu.,
rindukanlah aku pada seseorang yang senantiasa istiqomah menjalankan semua perintahMU.,

ENTAH ???

Entah Kenapa?
Seraut Wajah berisi lamunan.,
Yang telah mengacau laju khayalan
Menggoda jantung berlari kencang.,
Memompa darah mengalir girang

Entah Mengapa?
Aku berkata meracau jika tentangmu.,
Membocorkan setiap rindu yang tak terbendung
Mengikhlaskan kesalahan yang mungkin tak sengaja.,
Menyebarkan aroma wangi dari nafas cinta

Entah Siapa?
Menepis hujan bersandingkan mendung.,
Yang berkata dunia tak sebatas cinta belaka
Menjaga diri hingga suci tertera.,
Dia yang seharum kasturi di alam surga

Entah Kenapa, Mengapa, dan Siapa??
Hingga darimu itu pasti puisi ini tercipta.,

PUISI untuk sebuah NAMA

Terseru pelan untaian namamu
Begitu melegakan merangkul kalbu
Berusaha mengejar bayangmu
Walau sakit ku genggam hatiku.,


Aku tak berharap lebih padamu
Karna kutahu aku bukan yang terbaik untukmu
Jangan bersedih wahai hati yang tersiksa
Ada sebuah NAMA yang selalu terjaga.,




Tak akan membiarkan dirimu sendiri
Walau dia berjanji tak kembali
Tenanglah jiwa yang meronta
Ada sebuah NAMA yang selalu menggema.,




Walau dia tak kuasa memelukmu
Walau gurat ragu selalu memburu
Tenanglah Wahai kalbu yang terluka
Ada sebuah NAMA yang selalu manjaga.,

KejujuRan

Bukan suara serak bila kau tak lagi bisa mendengar kata sayangku.,
Namun karna hati melarangku bersenandung tentangmu.,
Bukan karna sembilu yang terus menusuk angkuhku.,
Tapi karna bukan hanya rindu yang mendesakku



Bukan langkah ragu bila ku tak lagi berlari memelukmu.,
namun karna hasrat melarang tuk mendekap ragamu.,
Sepi ini akan aku bawa lari.,
Hingga setiap tetes linang mata bersih.,


Tapi entah mngapa hatiku merontah mendobrak setiap niat dan rasa.,
Meragu untuk melangkah penuh luka
hingga aku bersumpah mengubah "I" mnjadi "A"
Hingga ku buktikan bahwa akulah yang berkuasa., 


Tak perlu kau takut akanku berlari.,
Tak akan perlu sedu sedan yang berlebihan.,
Kan ku sembahkan bunga berkarang.,
Disetiap pusara cinta suci.,

Gundukan Itu

Gundukan Itu.,
Telah lelah tak berdaya.,
Bertumpah serapah Lelah.,
Bercabik-cabik penuh dengan murka.,
Bertaburan asa tanpa celah.,

Gundukan Itu.,
Menaruh berat hidup pada kita.,
Mengutuk tindakan sembrono kita.,
Meludahi setiap sombong kita,.
Menerangi dengan lahar amarah.,


Jangan salahkan Bumi telah marah.,
Salahkan kita telah menyela.,
Setiap tindakan yang serakah.,
Setiap amarah kita yang tak terkira.,


Terlalu bodoh jika kita bangga.,
Dengan pintar akan rumus dunia.,
Tapi Akhir yang tersengsara.,
Hanya tertawa yang terlihat bencana.,

RenunG

KEtika hujan mengguyur tiap lekuk dedaunan,
Melambai dingin dengan anggunnya.,
Dan mengetuk tiap jendela cawan,
Membasuh panas yang melekat asa.,


Ketika mereka sedang berbicara dengan pohon-pohon bisu,
ATau mereka tengah menggemakan riak-riak air terjun,
Berbisikkan dengan aliran sungai,
Atau pun berguman dengan ombak saat bersentuhan dengan pantai,

Rasakanlah nyanyian sendunya,
Begitu syahdu tiap tetes peluh gembiranya,
Hingga tak terasa kau akan terbawa ke alam surganya.,
Yang tiap rangkulan dinginnya akan menghangatkan jiwa.,

KOsONg

Entah hati bergumam rindu.,
Tererat erat pada raut dirinya
Sembiluh ingin teriak kelu.,
Apakah daya jiwa tak kuasa


Wahai hati yang kosong disana.,
Dengarlah bisikan cinta dariku
Kujaring jadi satu beribu rinduku.,
Hanya untuk kau tahu


Demi angin yang bertiup berarah.,
Aku mengenalmu dengan segala hembusan penuh harap
Demi air yang beriak di ujung mata.,
Aku menyukaimu dengan tetesan rindu yang menumpuk

Demi api yang berkobar penuh gelora.,
Aku mencintaimu dengan ranggasan hangat kasihmu
Dan demi masa yang takkan tersita abadinya.,
Aku takut kehilangan dengan kekurangan dan kelebihanmu.,

ALLAHku

Ketika aku memandang bentuk suciMU.,
Betapa ENGKAU begitu mempesona
Aku ingin selalu dan selalu mengucap nama suciMU.,
Berada di setiap tempatMU
Mungkin aku tak pantas menjadi kekasihMU.,
Tapi aku tak ingin juga jauh dariMU
Setiap hela nafasku aku inginkan hnya namaMU.,
Walaupun bulan ada dipangkuanku
Yang kuinginkan hanya diriMU.,
Entah aku harus berkata apalagi?
Wahai HABIBIEku.,
Terlalu sulit aku tuliskan.,
Terlalu berat aku ungkapkan.,
Bahwa ENGKAULAH pemilik jiwaku.,

IkhLaS

Bila Ini tak berbalas ?
Ikhlaskan Hatiku.,

Bila Ini melukai ?
Ambil bahagiaku yang sedikit ini untuk menggantinya.,

Bila ini salah ?
Maafkanlah aku.,

Bila ini suatu kebodohan ?
Lupakan saja semua.,

Aku tak ingin kau redup dengan segala yang ada pada dirimu.,

Tetaplah menjadi matahari yang selalu membuat Kasturi merekah.,